Menurut dia, Kendaraan dengan tipe kecil pada saat mengalami masalah atau mogok di jalan masih mudah untuk dipindahkan atau dipinggirkan ke tempat yang lebih aman, sedangkan untuk motor besar hal itu mungkin akan memakan banyak waktu dan tenaga sehingga dibutuhkan lampu hazard.
Selain itu, fungsi lain dari lampu hazard adalah memberi tahu kepada pengendara di belakang untuk berhati-hati, misalnya di depan ada kecelakaan atau ada orang yang akan menyeberang.
“Lampu hazard pada sepeda motor sering disalah gunakan oleh pengendara,” kata dia.
Dijelaskanbya, Biasanya pengendara menggunakan hazard sebagai tanda rombongan yang sedang melakukan touring di jalan raya. Ada juga penyalahgunaan lampu hazard pada saat di perempatan padahal kendaraan akan mengambil jalur lurus. Hal ini membahayakan pengendara di belakang, karena tidak dapat memprediksi arah kendaraan di depannya.
“Mari Bijak dalam menggunakan sinyal lampu hazzard dalam berkendara sehari-hari dan dapat menjadi ilmu baru dalam berkendara. Semoga tips ini dapat membantu pengendara sepeda motor dalam melakukan aktifitasnya, selalu kenakan helm dan jaket, #Cari_Aman saat berkendara,” ungkapnya.
















