“Dengan adanya MBG, saya bisa melatih dan merekrut tenaga kerja baru dari lingkungan sekitar. Jadi manfaatnya bukan hanya untuk usaha saya, tapi juga membuka peluang kerja bagi warga.”
“Kami turun ke jalan karena ingin menunjukkan bahwa MBG nyata memberi dampak. Tanpa program ini, banyak usaha kecil mungkin sudah tutup sejak pandemi.”
Partisipasi supplier yang begitu aktif memperlihatkan bahwa MBG bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan program yang mampu menggerakkan ekonomi rakyat kecil sekaligus memperkuat gizi masyarakat.
Selain dukungan terhadap MBG, massa juga menyerukan agar pemerintah tetap tegas memberantas korupsi. Mereka menuntut agar dana negara benar-benar kembali ke rakyat dan digunakan untuk program pro-rakyat seperti MBG.
Aksi damai ini berlangsung tertib dengan kehadiran sekitar 50.000 orang, ditandai dengan spanduk dukungan dan semangat kolaborasi antara masyarakat, mahasiswa, dan pelaku usaha. Kehadiran supplier yang ikut membagikan makanan dan membersihkan area aksi menjadi simbol bahwa MBG bukan hanya program pemerintah, tetapi gerakan bersama yang hidup di tengah masyarakat.
Herman Yakub.
















