Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaKab. Bangka Barat

Tafsir Qur’an di MTQH Babel, Bukan Sekadar Lomba tapi Panggung Membangun Karakter Umat

×

Tafsir Qur’an di MTQH Babel, Bukan Sekadar Lomba tapi Panggung Membangun Karakter Umat

Sebarkan artikel ini
Tafsir Qur’an di MTQH Babel, Bukan Sekadar Lomba tapi Panggung Membangun Karakter Umat

“Kalau ayat-ayat itu hanya dipahami tanpa dibumikan, ia akan mengawang di langit. Padahal Tuhan menurunkannya agar membumi dan menjadi panduan dalam bertindak,” tegasnya.

Menurutnya, memahami Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan hafalan, tetapi harus diterjemahkan dalam sikap sosial dan perilaku sehari-hari. Ia mengibaratkan tafsir seperti “lampu lalu lintas” yang mengatur arah manusia agar tidak saling berbenturan di tengah kehidupan sosial.

Hasil pemantauan di lokasi menunjukkan, antusiasme peserta dan pendamping sangat tinggi. Sejumlah akademisi dan tokoh agama yang hadir sepakat bahwa lomba tafsir di MTQH Babel tahun ini membawa semangat baru: menjadikan ayat suci Al-Qur’an sebagai dasar membangun karakter umat yang beradab dan berilmu.

Selain lomba tafsir, ajang MTQH XIV Babel juga menggelar berbagai cabang lain seperti Tilawah, Hifzhil Qur’an, Fahmil Qur’an, dan Karya Tulis Ilmiah Qur’ani (KTIQ). Namun, cabang tafsir dinilai paling strategis dalam menumbuhkan tradisi berpikir kritis dan pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai Islam.

“Tafsir bukan hanya soal ilmu, tapi cara kita memahami dan menerapkan Al-Qur’an dalam kehidupan. Dari sini kita harap lahir generasi Qur’ani yang bukan hanya pandai membaca, tapi juga bijak bertindak,” tutur Dr. Iqrom.

Penyelenggara MTQH menyebut kegiatan ini bukan semata untuk mencari pemenang, melainkan membangun kesadaran bahwa tafsir Al-Qur’an adalah fondasi penting bagi pembentukan karakter masyarakat Bangka Belitung yang religius, beretika, dan berdaya saing di masa depan.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel