Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaPemkab Basel

Tak Ingin Siswa Sekolah Jauh, Dindikbud Basel Perjuangkan Tambahan Daya Tampung

×

Tak Ingin Siswa Sekolah Jauh, Dindikbud Basel Perjuangkan Tambahan Daya Tampung

Sebarkan artikel ini
Tak Ingin Siswa Sekolah Jauh, Dindikbud Basel Perjuangkan Tambahan Daya Tampung
Kepala Dindikbud Bangka Selatan, Anshori

Jika pengajuan tersebut disetujui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), maka siswa-siswa yang sebelumnya tidak tertampung bisa melanjutkan sekolah di SMP yang diinginkan.

Tak hanya di Toboali, persoalan serupa juga terjadi di desa-desa lainnya seperti Airbara, Tepus, Dusun Limus Desa Serdang, hingga SMPN 4 Payung. Di Dusun Limus saja, terdapat kelebihan sekitar 12 siswa, dan di SMPN 4 Payung mencapai 24 siswa.

Anshori mengatakan, pihaknya berjuang agar siswa bisa bersekolah di lokasi terdekat dari tempat tinggal mereka. Ia menyadari bahwa tidak semua orang tua memiliki kendaraan pribadi, sehingga jika harus sekolah ke desa lain, tentu akan menyulitkan.

“Misalnya siswa yang tinggal di Dusun Limus harus sekolah ke SMP di Rias karena sekolah di dekat rumahnya penuh. Ini kan memberatkan orang tua, apalagi kalau cuma ada satu kendaraan di rumah,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, saat ini pihaknya sedang mengajukan data penambahan daya tampung ke Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP). Setelah itu, BPMP akan meneruskan pengajuan ke Kemendikbudristek.

“Data sudah kita ajukan ke BPMP, kita lengkapi dengan perubahan redaksi, analisis, dan data-data yang dibutuhkan. Harapannya, Kemendikbud bisa menyetujui agar anak-anak bisa tetap sekolah di dekat rumahnya,” pungkas Anshori. (*)

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel