Ia mengatakan bazar juga membantu promosi produk yang selama ini dilakukan melalui WhatsApp, media sosial dan rekomendasi pelanggan.
“Dari sisi kami, selain produk bisa dikenal, ada promosi dan pertemuan dengan mitra usaha lainnya. Jadi sangat membantu,” ujarnya.
Pelaku UMKM lainnya, Nia Kurnia, menjual minuman seperti teh rosella, teh hijau dan teh Solo. Menurutnya, pembelian dari karyawan PT TIMAH turut mendukung peningkatan penjualan.
“Sangat membantu. Karyawan PT TIMAH juga royal, sambil jajan mereka ikut membantu UMKM,” ujarnya.
Sementara Sundari, pemilik Pempek Ak Sun, membawa pempek tenggiri, pempek udang dan bakwan. Ia berharap kesempatan mengikuti bazar dapat semakin sering diberikan.
“Sekarang pangsa pasar memang agak sepi. Dengan adanya kegiatan seperti ini, penjualan UMKM sangat membantu,” kata Sundari.













