Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, menegaskan bahwa seluruh program PPM dirancang secara terintegrasi dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan.
“Program PPM bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi upaya menciptakan dampak jangka panjang. Kami ingin masyarakat di wilayah operasional mampu tumbuh dan mandiri,” ujarnya.
Selain itu, kata Anggi, di bidang kesehatan, PT Timah juga menunjukkan komitmennya melalui Program Kemunting yang difokuskan pada penurunan angka stunting.
“Program ini mencakup edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, serta peningkatan kapasitas kader kesehatan di tingkat desa,” tambah Anggi.
Menurut Anggi, keberhasilan program pemberdayaan sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, komunitas, hingga masyarakat.
“Kolaborasi adalah kunci. Dengan sinergi yang kuat, program dapat tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal,” katanya.
Anggi menegaskan, berbagai inisiatif yang telah dilaksanakan tersebut menunjukkan bahwa peran PT Timah tak lagi hanya sebatas pelaku industri, tetapi juga sebagai agen pembangunan.
“PT Timah terus berupaya menghadirkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan, terutama di wilayah operasional perusahaan,” tegas Anggi.
Menurut Anggi, di tengah tantangan global terkait isu lingkungan, langkah ini menjadi contoh bagaimana sektor industri dapat bertransformasi menuju praktik yang lebih bertanggung jawab.
“Harapan kami, program PPM tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi fondasi untuk membangun masa depan yang berkelanjutan bagi daerah dan generasi mendatang,” tutup Anggi. (*)















