Ira menambahkan bahwa pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi bagian penting agar dukungan kepada UMK tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap perkembangan usaha.
“Kami ingin setiap proses pendampingan memberikan manfaat yang nyata. Dengan memahami kebutuhan dan tantangan masing-masing UMK, dukungan yang diberikan dapat lebih tepat dan membantu mereka berkembang secara berkelanjutan,” tambah Ira.
Salah satu perwakilan UMK mitra binaan menyambut positif kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Hub UMK Babel. Menurutnya, kunjungan dan diskusi secara langsung memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk menyampaikan berbagai kendala yang selama ini dihadapi.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan seperti ini. Selain bisa berdiskusi mengenai kendala usaha, kami juga mendapatkan masukan dan motivasi untuk terus memperbaiki produk dan cara pemasaran. Semoga pendampingan seperti ini terus berlanjut,” ujar perwakilan UMK.
Kunjungan ke berbagai UMK tersebut juga memperlihatkan beragam potensi usaha lokal yang dimiliki masyarakat Belitung dan Belitung Timur. Mulai dari produk batik dan kerajinan, kuliner, hingga produk olahan khas daerah seperti sirup jeruk kunci.
Melalui kegiatan Pendampingan, Monitoring, dan Evaluasi ini, Hub UMK Babel berharap para mitra binaan dapat terus melakukan perbaikan dan pengembangan usaha secara berkelanjutan, baik dari sisi produksi, branding, pemasaran, pengelolaan usaha, inovasi, maupun perluasan akses pasar.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat “Kolaborasi untuk UMK, Kuatkan Negeri”, dengan terus menghadirkan pendampingan agar UMK lokal semakin tumbuh, berdaya saing, dan mampu menjadi kebanggaan daerah.
Dari Belitung dan Belitung Timur, bersama-sama mendorong UMK untuk tumbuh, berkembang, dan naik kelas.
















