“Partai Gerindra di seluruh wilayah Babel, baik Provinsi, Kota dan Kabupaten, itu tidak ada yang bisa mengusulkan sendiri. Oleh karena itu, saya ingatkan dari awal, bahwa bakal calon yang akan mendaftar nantinya wajib memenuhi kekurangan kursi untuk pencalonan.,” kata Erzaldi di kantor DPD Gerindra Babel, Rabu (15/5/24) petang.
Jika menilik situasi ini, bisa jadi keakraban yang terekam antara Erzaldi Rosman dengan Molen bermakna peluang usungan Gerindra terhadap Molen untuk memenangkan kursi Walikota kedua nya. Molen sendiri terhitung sebagai kandidat paling diunggulkan untuk melenggang ke kursi Walikota.
Tentu layak menjadi pertimbangan jika kemudian Gerindra memenangkan kursi Walikota Pangkalpinang dengan mengusung Molen. Perhitungan lainnya, mungkinbtak sulit juga bagi Gerindra dan Molen untuk menarik koalisi, guna memenuhi kuota kursi.
Akankah kedua tokoh sentral ini kemudian benar-benar membangun koalisi? Meski terlalu dini untuk menyimpulkan, Namun dalam politik semua bisa terjadi. Termasuk kemungkinan revans antara Molen dan Udin.(red)
















