Di Kota Sibolga, pembangunan hunian tetap bagi korban banjir juga resmi dimulai setelah pemerintah kota dan DPRD setempat sepakat menghibahkan lahan untuk kepentingan masyarakat. Menteri PKP mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan.
“Terima kasih kepada Wali Kota dan DPRD yang bergerak cepat. Hari ini kita mulai pembangunan hunian tetap, bukan hunian sementara. Ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo, bekerja cepat dan nyata untuk rakyat,” kata Maruarar.
Secara rinci, lokasi dan jumlah pembangunan hunian tetap yang telah dimulai meliputi:
– Kabupaten Tapanuli Tengah: 118 unit hunian tetap
– Kota Sibolga: 200 unit hunian tetap
– Kabupaten Tapanuli Utara: 103 unit hunian tetap
Selain tiga kota tersebut, wilayah Tapanuli Selatan juga memulai pembangunan huntap, hanya saja mengenai berapa unit yang akan dibangun masih menunggu pendataan dari pemerintah daerah setempat.
Menteri PKP juga meminta dukungan seluruh pihak, termasuk PLN, BNPB, dan pemerintah daerah, agar penyediaan infrastruktur dasar, sertifikat tanah, serta tata kelola pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga hunian segera dapat dihuni masyarakat.
















