Perjalanan tersebut, kata Debby, telah menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bangka Selatan. Bintang tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga memperkenalkan potensi dan talenta generasi muda daerah ke tingkat nasional.
“Kepulangan Bintang menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bangka Selatan. Semangat, bakat, dan perjuangannya di ajang nasional telah membawa nama daerah hingga dikenal lebih luas,” ungkapnya.
Debby pun berpesan agar tersingkirnya Bintang dari kompetisi tidak menjadi akhir dari perjalanan dalam mengejar impian. Sebaliknya, pengalaman selama mengikuti Dangdut Academy 8 diharapkan menjadi pijakan untuk terus mengasah kemampuan dan membuka peluang yang lebih besar di masa mendatang.
“Bunda berharap Bintang terus semangat, percaya diri, dan terus mengembangkan bakatnya untuk meraih cita-cita serta mengharumkan nama Bangka Selatan. Jangan berhenti berkarya dan teruslah menjadi inspirasi bagi anak-anak muda Bangka Selatan lainnya,” pesan Debby.
Sebelumnya, Bintang, kontestan asal Kepulauan Bangka Belitung, resmi tersenggol dari babak Top 26 Grup 1 Dangdut Academy 8 yang tayang di Indosiar, Jumat (21/8/2026).
Meski langkahnya harus terhenti, perjalanan Bintang di Dangdut Academy 8 telah menjadi pengalaman berharga. Ia mendapat kesempatan tampil di panggung nasional sekaligus menunjukkan kemampuan seni dan vokalnya di hadapan publik yang lebih luas. (*)
















