Ia menambahkan, keterampilan penyelamatan tidak hanya dibutuhkan di lingkungan kerja, tetapi juga saat masyarakat memerlukan bantuan cepat. “Kalau ada masyarakat Bangka Belitung yang membutuhkan, kita harus siap. K3 harus menjadi budaya kita bersama,” katanya.
Dalam rangka Bulan K3 Nasional 2026, PT TIMAH Tbk juga menggelar berbagai kegiatan lain, seperti kampanye dan edukasi K3, safety talk tematik di seluruh unit, sosialisasi standar Alat Pelindung Diri (APD), hingga pelatihan sertifikasi dan 14 aktivitas kompetitif keselamatan kerja.
Salah satu peserta dari Division Area Belitung, Sarli Arisman, mengatakan timnya telah melakukan persiapan matang sebelum mengikuti kompetisi.
“Kami rutin latihan fisik dan simulasi. Tantangan paling berat itu evakuasi korban dan kerja sama tim, karena semua harus kompak,” ujarnya.
Redaksi.
















