“Keberadaan PT Timah sangat membantu kami dalam memajukan dunia pendidikan dan menggerakkan literasi,” ungkapnya.
Pada tahun 2025, Timah Mengajar akan kembali dilanjutkan dengan kegiatan lebih variatif seperti Gernas Tastaka (Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika) dan Program Pengincer (Penggerak Indonesia Cerdas), dengan target peserta guru SD hingga SMA.
Sementara itu, Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kontribusi perusahaan untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.
“Kami akan terus menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan,” ujarnya.
Melalui Timah Mengajar, PT Timah membuktikan perannya tidak hanya sebagai perusahaan tambang, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong transformasi pendidikan berkualitas di Indonesia.
Sumber: https://timah.com/













