Selain itu, BNNK Cilegon melakukan tes urine kepada seluruh kru kapal sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika, sementara Badan Karantina Kesehatan memeriksa kelengkapan dokumen kesehatan kapal,” ujarnya.
Seluruh proses tersebut menunjukkan hasil yang bersih tanpa adanya indikasi pelanggaran.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini harus dihentikan lebih cepat pada pukul 12.15 WIB akibat cuaca buruk dan meningkatnya gelombang laut.
Meski demikian, koordinasi antarlembaga berjalan baik dan seluruh prosedur utama telah berhasil dilaksanakan,” ucapnya.
Kepala Kantor Imigrasi Cilegon, Aditya Tri, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperkuat sinergi melalui keanggotaan TIMPORA.
Ia menyebutkan bahwa evaluasi dan strategi pengawasan laut, termasuk antisipasi faktor cuaca, akan terus ditingkatkan demi memastikan pengawasan di wilayah perairan Banten berjalan optimal di masa mendatang.,” pungkasnya
Yakub Herman.
















