“Kasus pembalakan liar di Desa Pergam menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kami akan bertindak dan menindak tegas oknum-oknum yang terlibat,” tegasnya.
Riza juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap izin pengelolaan lahan dan perkebunan. Menurutnya, penyalahgunaan izin kerap menjadi pintu masuk kerusakan lingkungan yang harus segera ditutup.
“Pemerintah daerah akan menertibkan izin perkebunan di Bangka Selatan. Semua pihak harus tunduk pada aturan agar kegiatan ekonomi berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Tak hanya itu, Riza juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan melaporkan jika menemukan praktik serupa.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat terus diperkuat. Bangka Selatan adalah warisan untuk anak cucu kita. Mari kita jaga bersama dari perusakan,” pungkasnya. (*)
















