Ia menambahkan, pengunjung yang datang tidak jarang menghabiskan waktu lebih lama karena tertarik dengan konsep vintage galeri dan banyaknya spot foto estetik yang tersedia.
“Kami ingin menciptakan suasana yang membuat pengunjung betah, sekaligus merasa lebih dekat dengan produk dan budaya lokal,” lanjutnya.
Komitmen PT Timah untuk mendukung UMKM tidak berhenti pada penyediaan tempat promosi semata.
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT Timah juga aktif memberikan pembinaan, pelatihan, akses permodalan, hingga dukungan dalam strategi pemasaran digital bagi para pelaku UMKM binaan.
Hingga saat ini, lebih dari 30 UMKM telah tergabung dan memasarkan produknya di TINS Gallery. Keberadaan galeri ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara korporasi dan masyarakat dalam mendorong roda ekonomi lokal.
PT Timah meyakini bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah yang perlu didukung secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Langkah ini sejalan dengan visi PT Timah sebagai BUMN yang tidak hanya fokus pada sektor pertambangan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
Dengan TINS Gallery, PT Timah membuktikan bahwa pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan dalam satu platform yang inspiratif. (*)















