Selain itu, area lapangan dibersihkan dari rumput liar dan sampah, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih aman dan layak pakai.
Sentuhan tersebut membuat lapangan Desa Penutuk terlihat lebih hidup. Warna cat baru dan penataan ulang fasilitas memberi kesan segar bagi ruang olahraga yang sebelumnya terkesan seadanya.
Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tokoh masyarakat Desa Penutuk, Jerukik, mengaku bangga dan berterima kasih atas perhatian Satgas TMMD.
“Sekarang lapangan terlihat lebih bagus dan nyaman. Anak-anak muda sudah merencanakan pertandingan persahabatan. Kami sangat terbantu,” katanya.
Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga yang layak sangat penting untuk menjaga aktivitas positif generasi muda desa.
Pembenahan fasilitas olahraga ini menjadi bagian dari komitmen TMMD dalam memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Tidak hanya membangun infrastruktur fisik seperti jalan dan rumah, TMMD juga menyasar ruang sosial yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
Melalui sentuhan sederhana namun bermakna ini, Satgas TMMD ke-127 menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak selalu soal beton dan aspal, tetapi juga tentang menghadirkan ruang kebersamaan yang memberi energi baru bagi warga.
Lapangan bola Desa Penutuk kini bukan sekadar tempat bermain, melainkan simbol semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. (*)
















