Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Sripeni Inten Cahyani berharap GEET terus dikembangkan sehingga dapat menjadi model pengembangan ketahanan energi di wilayah lain. Ia juga mendorong riset energi terbarukan, termasuk potensi energi laut.
Sementara itu, Direktur Energi Baru PLN Senda Hurmuzan Kanam menilai GEET menjadi momentum bagi Babel mengembangkan teknologi energi baru, khususnya hidrogen.
“Bangka Belitung akan menjadi contoh bagi Indonesia dalam pengembangan teknologi hidrogen.
Saya dapat mengatakan bahwa Bangka Belitung sudah leading dalam energi,” ujarnya.
Wakil Rektor III UBB Dr. Hamsani mengatakan kerja sama tersebut memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan energi hijau.
“Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi UBB untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan energi hijau melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan kolaborasi dengan dunia industri,” ujar Hamsani.
Melalui MoU tersebut, UBB dan PLN membuka ruang kolaborasi yang lebih luas untuk mengembangkan teknologi energi terbarukan, meningkatkan kapasitas SDM, serta menghadirkan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.














