Untuk jalur transportasi, Suharyanto mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum akan mengerahkan personel dan alat berat untuk membuka jalur transportasi yang terdampak guncangan gempa, seperti jalan yang tertimbun longsor.
Sementara itu, terkait jalur komunikasi, Suharyanto mengatakan pemerintah belum mendapat laporan mengenai gangguan sinyal ponsel di wilayah terdampak.
Kendati demikian, pemerintah sudah mempersiapkan jalur komunikasi cadangan, seperti jaringan internet berbasis satelit Starlink, untuk mempercepat pemulihan jika diperlukan.
“Untuk jalur-jalur komunikasi, sampai sekarang memang belum dapat laporan apakah sinyal HP, kemudian telepon, apakah ini terganggu. Tetapi tentu saja kami juga menyiapkan alat komunikasi cadangan,” jelas dia.
Pemerintah terus bergerak cepat untuk menanggulangi bencana gempa bumi yang berpusat di dekat Kabupaten Nagekeo, NTT.
Hingga pukul 15.00 WIB, Suharyanto mengatakan gempa tersebut mengakibatkan 38 orang meninggal dunia, dua orang luka berat, dan 11 orang luka ringan. Selain itu, sebanyak 2.000 orang mengungsi secara mandiri.
Herman Yakub.
















