“Peringatan tahun ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pemuda di Bangka Selatan untuk terus berperan aktif membangun daerah, memperkuat karakter kebangsaan, serta menjaga semangat persatuan di tengah dinamika zaman,” kata Debby.
Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan dunia digital, pemuda harus menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar penonton.
Generasi muda, kata dia, memiliki potensi besar untuk berkontribusi melalui inovasi berbasis teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu, Debby juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. Ia menegaskan, perbedaan merupakan kekayaan yang memperindah bangsa, bukan penghalang untuk maju bersama.
“Mari kita terus menyalakan api semangat perjuangan di dalam diri masing-masing. Bangunlah Indonesia dari hal-hal kecil di sekitar kita, dan jangan pernah berhenti mencintai negeri ini,” pesannya.
Upacara peringatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka Selatan, pimpinan KNPI, ASN, pelajar, dan masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka Selatan menggelar donor darah sukarela sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97. (*)
















