Selain memberikan dukungan moral, Debby juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan pembina yang telah membimbing para peserta dengan penuh dedikasi.
Ia menilai, keberhasilan kafilah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan membaca atau menafsirkan Al-Qur’an, tetapi juga oleh disiplin, keikhlasan, dan kerja sama tim.
“Kafilah Bangka Selatan harus percaya diri dan kompak. Insyaallah, dengan kerja keras dan doa, kita bisa meraih hasil terbaik,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, lanjut Debby, akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi Qur’ani.
Hal itu sejalan dengan komitmen Pemkab untuk membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan cinta Al-Qur’an.
“Kami ingin kegiatan seperti MTQH ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi benar-benar menumbuhkan semangat Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” tambahnya.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan pemberian semangat kepada seluruh peserta oleh jajaran pejabat Pemkab Bangka Selatan.
Dengan penuh harapan dan doa dari seluruh masyarakat, kafilah Bangka Selatan diharapkan dapat membawa prestasi gemilang dan menjadi teladan bagi generasi muda dalam menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. (*)
















