Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
BeritaKab. Bangka Barat

Wabup Yus Derahman Resmi Buka Festival Dodol Bergema, Tradisi Unik Sambut Ramadan di Bangka Barat

×

Wabup Yus Derahman Resmi Buka Festival Dodol Bergema, Tradisi Unik Sambut Ramadan di Bangka Barat

Sebarkan artikel ini
Wabup Yus Derahman Resmi Buka Dodol Bergema, Tradisi Unik Sambut Ramadan di Bangka Barat

Pantauan di lokasi, puluhan kuali besar berjejer di tengah lapangan. Warga secara bergantian mengaduk dodol dalam proses yang dikenal dengan sebutan ngirok.

Aktivitas tersebut dilakukan bersama-sama, tanpa membedakan usia maupun latar belakang, menciptakan suasana kebersamaan yang kental.

Kepala Desa Penyampak, Doni, S.H., mengatakan Dodol Bergema telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat desa.

“Ini bukan hanya tradisi turun-temurun, tapi juga simbol kebersamaan warga. Setiap tahun masyarakat selalu antusias, apalagi dengan dukungan pemerintah daerah,” ujar Doni.

Ia mengakui perhatian dan kehadiran langsung Wakil Bupati Bangka Barat memberi motivasi tersendiri bagi warga untuk terus melestarikan adat yang telah diwariskan para leluhur.

Festival Dodol Bergema 2026 turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Forkopimda Kabupaten Bangka Barat dan Kecamatan Tempilang, para kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi terkait. Sejumlah pejabat dan tamu undangan juga ikut mengaduk dodol secara simbolis.

Ratusan warga tampak memadati lokasi kegiatan. Tak hanya masyarakat lokal, pengunjung dari luar daerah juga hadir untuk menyaksikan langsung tradisi khas yang sarat nilai budaya tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival ini.

Dukungan tersebut diharapkan mampu memastikan Dodol Bergema tetap lestari dan dikenal lebih luas oleh masyarakat luar.

Melalui Festival Dodol Bergema, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menegaskan komitmennya menjadikan kebudayaan sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah, sekaligus memperkuat identitas lokal di tengah arus modernisasi. (*)

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional