“Kami ingin kegiatan seperti ini terus berlanjut, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di tingkat kecamatan dan desa. Semakin banyak kompetisi, semakin besar peluang kita melahirkan atlet berprestasi,” katanya.
Sementara itu, Ketua PBSI Bangka Selatan, Topan, mengatakan bahwa kejuaraan ini sukses digelar dengan antusias tinggi dari peserta dan masyarakat.
Turnamen yang berlangsung sejak 20 hingga 24 Oktober 2025 itu diikuti lebih dari 200 atlet dari berbagai kabupaten di Bangka Belitung dan mempertandingkan berbagai kategori mulai dari ganda dewasa putra, ganda campuran, tunggal remaja, hingga kategori anak-anak.
“Alhamdulillah, kejuaraan berjalan dengan lancar dan sukses. Terima kasih kepada Pemkab Bangka Selatan serta Pengprov PBSI Babel yang sudah memberikan dukungan penuh,” ujar Topan.
Topan menambahkan, pelaksanaan kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk mencari dan membina bibit-bibit atlet muda daerah yang akan disiapkan untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 mendatang.
“Kami terus berupaya menjaring atlet muda potensial dari berbagai kecamatan. Ini bagian dari persiapan jangka panjang PBSI Bangka Selatan dalam menghadapi Porprov 2026,” katanya.
Ia menegaskan, PBSI Bangka Selatan akan terus melaksanakan berbagai kegiatan pembinaan dan turnamen rutin agar semangat olahraga di kalangan generasi muda tetap terjaga.
“Kami ingin memastikan regenerasi atlet terus berjalan. Pembinaan usia dini jadi fokus utama kami agar ke depan Bangka Selatan bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional,” tutup Topan. (*)
















