“Beliau (Presiden Prabowo) menyampaikan senang dengan kehadiran para duta besar itu mewakili banyak negara. Beliau juga menyampaikan prinsip-prinsip dasar politik luar negeri kita bebas aktif dan juga menyampaikan perlunya di masa sekarang ini negara-negara bekerja sama dan membuat berbagai macam apa ya, kerja sama di berbagai bidang untuk menciptakan keadilan,” jelasnya.
Havas menambahkan bahwa secara umum para duta besar tidak menyampaikan substansi politik yang mendalam dalam prosesi tersebut.
“Para dubes ini adalah tradisi ya. Biasanya tidak menyampaikan substansi. Biasanya para dubes itu menyampaikan salam dari kepala negara mereka. Jadi satu per satu mereka menyampaikan salam. dan juga mereka masing-masing ingin meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia, begitu,” tegasnya.
Adapun sembilan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo yakni:
1. Manuel Estuardo Roldan Barillas, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Guatemala untuk Republik Indonesia;
2. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, Duta Besar LBBP Designate Resident Negara Qatar untuk Republik Indonesia;
3. Abdirashid Salat Abdille, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Kenya untuk Republik Indonesia;
4. Ratu Isoa Delamisi Tikoca, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Fiji untuk Republik Indonesia;
5. Redouane Houssaini, Duta Besar LBBP Designate Resident Kerajaan Maroko untuk Republik Indonesia;
6. Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Portugal untuk Republik Indonesia;
7. Bernardo Brea Rodriguez, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Panama untuk Republik Indonesia;
8. Hong Kwang Il, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Demokratik Rakyat Korea untuk Republik Indonesia;
9. Antonio Rodrigues Jose, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Mozambik untuk Republik Indonesia.
Herman Yakub.














