“Satgas tidak ada niat sedikit pun untuk menyakiti masyarakat. Hingga hari ini juga tidak ada warga yang ditangkap. Besok (30/9/2025) akan ada pertemuan dengan Gubernur Babel, Forkopimda, dan PT Timah untuk membahas tuntutan warga. Semoga ada jalan keluar yang baik,” kata Handy melalui pesan singkat, dikutip dari babelterkini.com
Sementara itu, Kapolsek Airgegas, Iptu Wiliam, membenarkan adanya aksi warga tersebut. Menurutnya, protes dipicu keresahan masyarakat atas kehadiran Satgas Timah di Desa Bencah.
“Iya benar, warga Desa Bencah dan sekitarnya mendatangi Pos PT Timah untuk menyampaikan protes. Ada penyampaian seperti itu,” ujarnya.
Wiliam menegaskan, meski sempat memanas, kondisi saat ini sudah aman dan kondusif. Warga bersama aparat bahkan telah membersihkan area pos yang sempat dirusak.
“Hingga saat ini belum ada penahanan terhadap warga. Kondisi tetap terkendali,” tegasnya.
Sebagai informasi, warga Bencah menuntut dua hal utama: Satgas Timah segera ditarik dari desa mereka serta PT Timah menyesuaikan harga beli bijih timah agar tidak merugikan penambang lokal.
















