Sekilasindonews.com CILEGON – Pengurus Paguyuban Lapak Priuk Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon resmi dilantik dalam sebuah deklarasi dan launching organisasi warga yang berlangsung penuh semangat kebersamaan.
Pembentukan paguyuban tersebut menjadi wadah perjuangan dan solidaritas warga yang selama ini tinggal di kawasan Lapak Priuk, Jum’at Malam (08/05/2026).
Ketua Paguyuban Lapak Priuk Kota Cilegon, Hari Mulyana mengatakan, terbentuknya paguyuban bertujuan untuk menyatukan warga agar tidak lagi terpecah belah serta memperjuangkan hak-hak masyarakat yang selama ini tinggal dan merawat kawasan tersebut.
Tujuan paguyuban ini untuk membangun kebersamaan.
Selama ini warga terpecah-pecah, padahal kami berdiri di tanah yang sama.
“Kami ingin bersatu dan memperjuangkan hak kami secara baik,” ujar Hari Mulyana.
Menurutnya, warga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian dan perlakuan yang adil kepada masyarakat kecil yang selama ini tinggal di lokasi tersebut.
Ia menegaskan, sekitar 70 kepala keluarga yang berada di Lapak Priuk hanya ingin hidup tenang dan mendapatkan kepastian hak sebagai warga negara.
“Kami rakyat Indonesia juga punya hak yang sama, harapan kami hanya ingin diperlakukan adil dan tetap menjaga gotong royong serta kebersamaan,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan warga Lapak Priuk, Sukarji menyampaikan bahwa paguyuban dibentuk untuk memperkuat solidaritas warga dalam menghadapi berbagai persoalan yang selama ini mereka alami.
Ia mengaku, sebagian warga telah tinggal di kawasan tersebut sejak puluhan tahun lalu. Bahkan ada warga yang menetap sejak tahun 1988.
Namun, sejak 2022 warga mengaku mulai mengalami tekanan dan intimidasi terkait status lahan yang mereka tempati.
Kami hanya ingin dimanusiakan. Kalau memang harus ada penyelesaian, lakukan dengan cara yang baik.
















