Nasib Ratusan Honorer Babel Terkatung-Katung, IKAMI Sulsel Babel: Kembalikan Hak Mereka
PANGKALPINANG, SEKILASINDONEWS.COM – Ratusan tenaga honorer di Provinsi Bangka Belitung (Babel) kini berada dalam ketidakpastian setelah dirumahkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel.
Menanggapi kondisi ini, Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia (IKAMI) Sulawesi Selatan Cabang Bangka Belitung mendesak Pemprov Babel segera mengeluarkan kebijakan alternatif untuk memastikan tenaga honorer tersebut bisa kembali bekerja.
Selain itu, IKAMI juga menuntut transparansi mengenai data tenaga honorer non-database yang belum terdaftar secara jelas di Pemprov Babel.
Ketua Umum IKAMI Sulsel Babel, Muhammad Tahir, mengungkapkan kekecewaannya atas kebijakan Pemprov Babel yang belum memberikan kejelasan terkait nasib tenaga honorer yang dirumahkan.
“Kami mendesak Pemprov Babel, khususnya Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), untuk memberikan transparansi mengenai data tenaga honorer yang dirumahkan akibat efisiensi anggaran. Hingga kini, belum ada kejelasan yang kami terima,” ujar Tahir dengan nada tegas, Selasa (11/3/2025) malam.
Tahir menambahkan bahwa data jumlah tenaga honorer yang diumumkan oleh pemerintah terus berubah-ubah, menambah kebingungan di kalangan tenaga honorer yang terdampak.
“Pada Januari, ada sekitar 200 tenaga honorer yang dirumahkan. Angka ini turun menjadi 189 pada Februari, dan pada 11 Maret, BKPSDM menyatakan hanya 150 tenaga honorer yang terdaftar untuk bekerja, karena tidak masuk dalam database BKN,” ungkapnya.
















