Kejati Usut Proyek Rutin OP BWS Babel, Diduga Ada Mark-Up Absensi Pekerja Irigasi
PANGKALPINANG, SEKILASINDONEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung dikabarkan tengah mengusut proyek rutin Operasional dan Pemeliharaan (OP) Balai Wilayah Sungai (BWS) Babel yang dilaksanakan tahun 2023-2024.
Sejumlah pejabat, termasuk Kepala Satker OP BWS Babel Rudi Susilo, dikabarkan telah diperiksa oleh penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejati Babel.
Proyek yang disorot salah satunya adalah kegiatan pemeliharaan jaringan irigasi di wilayah Bangka Selatan, Bangka Tengah, Bangka Induk, dan Belitung.
Kegiatan ini dijalankan melalui 10 Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) sebagai pelaksana di berbagai titik irigasi se-Bangka Belitung.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, pemeliharaan jaringan irigasi masih terus berlangsung hingga saat ini. Untuk tahun 2023, program P3-TGAI di wilayah sungai Bangka memfokuskan pemeliharaan di 10 titik daerah irigasi, antara lain:
I. Dua Daerah Irigasi Rias: P3A Sadar Makmur dan P3A Tirta Jaya
II. Daerah Irigasi Serdang: P3A Serdang Maju
III. Daerah Irigasi Pergem: GP3A Nyirih Kemis
IV. Daerah Irigasi Namang: P3A Pelawan Jaya
V. Daerah Irigasi Belilik: P3A Aik Danau
VI. Dua Daerah Irigasi Kemuja: P3A Aik Senggulong dan P3A Redap
VII. Dua Daerah Irigasi Buleng: P3A Aik Layeng Jaya dan P3A Ceran
Salah satu anggota P3A di Desa Rias, Bangka Selatan, saat ditemui pada Kamis, 15 Mei 2025 lalu, mengungkapkan bahwa sejak tahun 2023 dirinya bergabung sebagai anggota kelompok tersebut.














