Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
BeritaPemkab Basel

Kasus DBD dan DD di Bangka Selatan Melonjak, 153 Warga Terjangkit, Satu Nyawa Melayang

×

Kasus DBD dan DD di Bangka Selatan Melonjak, 153 Warga Terjangkit, Satu Nyawa Melayang

Sebarkan artikel ini
Kasus DBD dan DD di Bangka Selatan Melonjak, 153 Warga Terjangkit, Satu Nyawa Melayang
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Basel, Slamet Wahidin.
Kasus DBD dan DD di Bangka Selatan Melonjak, 153 Warga Terjangkit, Satu Nyawa Melayang

SEKILASINDONEWS.COM – Kasus wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Demam Dengue (DD) terus melonjak di Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

Sepanjang tahun 2025, sedikitnya 153 warga dilaporkan telah terjangkit dari dua penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut, bahkan satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia akibat wabah ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Basel, Slamet Wahidin mengatakan lonjakan kasus ini terjadi sejak Januari hingga akhir September 2025.

Ia menyebut data tersebut diperoleh berdasarkan laporan dari seluruh puskesmas di wilayah Basel, yang dihimpun sejak Januari hingga 29 September 2025.

“Ratusan pasien yang terpapar penyakit DD dan DBD itu kami peroleh dari laporan rutin puskesmas-puskesmas di Basel. Berdasarkan data hingga akhir September 2025, totalnya mencapai 153 kasus,” ujar Slamet di Kantor DKPPKB Basel, Rabu (29/10/2025).

Slamet mengungkapkan, dari ratusan kasus tersebut, satu di antaranya berujung fatal dengan meninggalnya seorang pasien akibat wabah DBD. Sementara sebaran kasus terbanyak ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Toboali yang mencatat 74 kasus, disusul Air Gegas 31 kasus, Payung 20 kasus, Air Bara 12 kasus, Tanjung Labu 9 kasus, Rias 2 kasus, Tiram 4 kasus, dan Pongok 1 kasus.

Menurut Slamet, meski sama-sama disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti, penyakit DD dan DBD memiliki tingkat keparahan yang berbeda. DD umumnya masih bisa sembuh dalam beberapa hari, sedangkan DBD berpotensi menyebabkan komplikasi berat bahkan kematian bila tidak segera ditangani.

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional