SEKILASINDONEWS.COM– Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk mengevaluasi kinerja pengawasan ketenagakerjaan pada masa persidangan II.
Pertemuan digelar di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (24/11/2025), dan dihadiri perwakilan pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, asosiasi pengusaha, serta serikat pekerja.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, menyampaikan kondisi ketenagakerjaan di wilayahnya. Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2024, jumlah penduduk usia kerja mencapai 173.718 jiwa dengan tingkat partisipasi angkatan kerja sebesar 66,9 persen. Sektor perdagangan, rumah makan, dan hotel menjadi penyerap tenaga kerja terbesar.
“Penyerapan tenaga kerja bergerak positif, namun tingkat pengangguran terbuka pada 2024 masih berada di angka 5,98 persen,” kata Saparudin.
Ia menambahkan, tantangan utama ketenagakerjaan di Pangkalpinang meliputi rendahnya partisipasi kerja perempuan, dominasi tenaga kerja berpendidikan menengah, serta tingginya pekerja informal.
Pemerintah daerah menyiapkan sejumlah strategi peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan berbasis kompetensi, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, serta perluasan perlindungan sosial bagi pekerja rentan.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Muhammad Yahya Zaini, mengatakan kehadiran pihaknya bertujuan memastikan efektivitas pelaksanaan fungsi pengawasan ketenagakerjaan di daerah.
Menurutnya, pengawas ketenagakerjaan memegang peran strategis dalam menjamin kepatuhan perusahaan terhadap norma ketenagakerjaan dan keselamatan kerja.
















