Dapur MBG di Tempilang Diresmikan, Wabup Yus Derahman: Penyaluran Harus Tepat Sasaran
SEKILASINDONEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat mulai menggerakkan langkah konkret pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tingkat desa. Hal itu ditandai dengan peresmian Dapur MBG di Desa Penyampak, Kecamatan Tempilang, Jumat (9/1/2026), yang dipimpin langsung Wakil Bupati Bangka Barat, H. Yus Derahman.
Dalam sambutannya, Yus Derahman menegaskan bahwa program MBG tidak boleh berhenti pada seremoni belaka, tetapi harus dijalankan dengan pengawasan ketat dan penuh tanggung jawab. Ia menekankan, seluruh proses, mulai dari kesiapan dapur, pengolahan makanan, standar kebersihan, hingga distribusi harus dijalankan secara profesional dan tepat sasaran.
“MBG ini bukan program seremonial. Penyalurannya harus tepat sasaran, bersih, dan benar-benar bisa memberi manfaat bagi anak-anak kita,” tegas Yus Derahman.
Menurutnya, keberhasilan program nasional ini tidak diukur dari banyaknya porsi yang dibagikan, melainkan dari kualitas gizi, ketepatan penerima, dan transparansi pelaksanaan. Program MBG, kata Yus Derahman, menyangkut langsung masa depan generasi muda dan kelompok rentan.
“Ini soal masa depan anak-anak kita. Kualitas harus terjaga, sasaran harus tepat, dan pengelolaannya harus bertanggung jawab,” ujarnya.
Yus Derahman menyebut, dapur MBG di Desa Penyampak menjadi salah satu titik awal implementasi kebijakan program nasional Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Bangka Barat. Dari dapur ini, ratusan porsi makanan bergizi disiapkan setiap hari untuk siswa PAUD, SD, serta kelompok rentan di wilayah Tempilang.
“Dapur MBG di Desa Penyampak ini salah satu titik strategis dalam pelaksanaan program MBG di Bangka Barat. Saya berharap manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak sekolah dan masyarakat yang membutuhkan,” kata Yus Derahman.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor demi keberlanjutan program. Keterlibatan TNI-Polri, tenaga kesehatan, pendidik, perangkat desa, hingga masyarakat sebagai pengelola dapur dinilainya menjadi kunci utama keberhasilan MBG.
“Program ini harus dijaga bersama. Bukan hanya hari ini, tapi terus berkelanjutan dengan kualitas yang konsisten,” ujarnya.
Menariknya, peresmian dapur berlangsung dengan suasana akrab dan membumi. Yus Derahman turun langsung meninjau area dapur, menyaksikan proses memasak, hingga ikut mengangkat nampan makanan bersama Camat Tempilang Rusian, unsur TNI-Polri, tenaga kesehatan, dan warga.
Pemandangan tersebut mencerminkan kehadiran negara yang nyata—bukan sekadar regulasi di atas kertas, tetapi menyentuh langsung dapur-dapur desa.
Menu yang disajikan terbilang sederhana, namun memenuhi standar gizi seimbang: nasi, ayam, tahu, sayur, dan buah. Seluruh bahan baku dipastikan segar dan diolah sesuai standar kebersihan.




















