Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaNasional

Menlu: Palestina Jadi Pengingat Diplomasi Tak Boleh Kehilangan Nuraninya

×

Menlu: Palestina Jadi Pengingat Diplomasi Tak Boleh Kehilangan Nuraninya

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonews.com Jakarta – Konflik yang berlarut-larut di Palestina harus menjadi pengingat bahwa diplomasi tidak boleh kehilangan nuraninya. Pernyataan itu dikemukakan Menteri Luar Negeri Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (14/1).

“Perdamaian melalui solusi dua negara tetap merupakan tujuan akhir. Karena bagi Indonesia, kemerdekaan dan kedaulatan Palestina adalah bagian dari amanat konstitusi yang harus kita perjuangkan,” kata Menlu Sugiono.

Dia mengemukakan, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian sangat besar terhadap isu Palestina. Menurutnya, arahan Prabowo jelas, yakni Indonesia tidak boleh diam ketika kemanusiaan dilanggar secara terang-terangan.

Dan atas perintah Presiden, lanjut dia, Indonesia memilih terlibat secara aktif dalam berbagai upaya internasional. Salah satunya menjadi Co-Chair Working Group yang menghasilkan New York Declaration. Indonesia juga terlibat dalam mendorong implementasi dari Sharm El Sheikh Peace Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi Perdamaian Gaza 2025.

Indonesia juga berperan aktif dalam pembahasan International Stabilization Force atau ISF. Keterlibatan ini sebagai langkah transisional untuk memastikan gencatan senjata secara permanen terwujud. Juga, membuka akses bagi bantuan kemanusiaan di Gaza. Namun, ISF ini merupakan instrumen sementara.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel