Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaKab. Bangka Selatan

Bangka Selatan Putar Haluan Ekonomi, Green dan Blue Economy Jadi Andalan 2027

×

Bangka Selatan Putar Haluan Ekonomi, Green dan Blue Economy Jadi Andalan 2027

Sebarkan artikel ini
Bangka Selatan Putar Haluan Ekonomi, Green dan Blue Economy Jadi Andalan 2027

Bangka Selatan Putar Haluan Ekonomi, Green dan Blue Economy Jadi Andalan 2027

SEKILASINDONEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mulai mengarahkan ulang strategi pembangunan daerah. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang digelar di Kecamatan Tukak Sadai, Selasa (18/2/2026), pemerintah menegaskan komitmen melakukan transformasi ekonomi melalui penguatan green economy dan blue economy.

Langkah ini menjadi penanda perubahan arah kebijakan pembangunan daerah yang selama ini masih bertumpu pada sektor primer konvensional.

Pemerintah menilai, tanpa pembaruan strategi, pertumbuhan ekonomi daerah akan sulit berkelanjutan dan rentan terhadap gejolak.

Kepala Bappelitbangda Bangka Selatan, Ari Sutanto, menyampaikan bahwa tahun 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi ekonomi yang lebih ramah lingkungan sekaligus produktif.

“Ke depan, kita tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga kualitas pertumbuhan. Green economy dan blue economy menjadi pilihan strategis agar ekonomi tumbuh tanpa merusak lingkungan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sektor pertanian dan perikanan tetap menjadi tulang punggung daerah. Namun pengelolaannya harus berorientasi pada nilai tambah, efisiensi produksi, serta keberlanjutan sumber daya alam.

Menurut Ari, konsep ekonomi hijau diarahkan pada penguatan pertanian berkelanjutan, pembangunan infrastruktur ramah lingkungan, serta perlindungan kawasan pesisir dari ancaman degradasi.

Sementara ekonomi biru difokuskan pada optimalisasi potensi kelautan tanpa mengorbankan ekosistem.

Sebagai wilayah pesisir, Kecamatan Tukak Sadai dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi biru. Potensi perikanan tangkap, budidaya laut, hingga peluang wisata bahari disebut sebagai modal besar yang harus dikelola secara terencana.

“Laut adalah masa depan kita. Tapi kalau pengelolaannya tidak bijak, masyarakat sendiri yang akan merasakan dampaknya. Karena itu ekonomi biru harus berjalan seiring dengan pelestarian,” tegasnya.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel