Sekilasindonews.com JAKARTA – Peringatan Nuzulul Qur’an bertajuk “Mewujudkan Al-Qur’an sebagai Rahmat Alam Semesta” yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (10/3), berlangsung khidmat dan sarat makna spiritual.
Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan rasa terima kasih kepada para ulama dan tokoh agama yang hadir dalam peringatan tersebut, khususnya kepada ulama tafsir terkemuka, Muhammad Quraish Shihab, yang menyampaikan ceramah singkat namun penuh makna.
Menurut Prabowo, tausiyah yang disampaikan Quraish Shihab memberikan pencerahan tentang nilai-nilai mendasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama mengenai makna perdamaian serta pentingnya menyikapi perbedaan dengan kebijaksanaan.
“Saya sangat berterima kasih kepada Prof. Quraish Shihab yang baru saja memberikan ceramah singkat kepada kita sekalian dan memberi pemahaman tentang hal-hal yang mendasar. Tentang arti damai, arti kedamaian, arti perdamaian, serta bahwa perbedaan bukanlah sesuatu yang harus mengarah pada perpecahan,” ujarnya.
Prabowo juga mengaku tersentuh oleh penjelasan Quraish Shihab mengenai konsep keadilan dan makna kepemimpinan.
Menurutnya, ceramah tersebut mengingatkannya bahwa kepemimpinan sejatinya merupakan amanah besar yang bersumber dari Tuhan.
“Yang sangat besar artinya bagi saya adalah pencerahan dari beliau tentang keadilan, serta tentang takdir seorang pemimpin yang dipercaya oleh bangsa dan rakyat,” ucapnya.
















