Peredaran Sabu di Basel Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas, Nama Napi Duta Muncul
SEKILASINDONEWS.COM – Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu di Bangka Selatan. Seorang narapidana yang kini mendekam di Lapas Pangkalpinang diduga ikut mengendalikan peredaran sabu di wilayah Toboali dari balik jeruji besi.
Nama napi bernama Duta muncul setelah tersangka BR mengaku hanya menjual sabu milik pria tersebut.
“Ya, hanya menjual sabu punya Duta. Duta ada di dalam lapas Pak,” ujar BR saat proses pelimpahan tahap II di Kejaksaan Negeri Bangka Selatan.
Pengakuan itu langsung membuka dugaan adanya jaringan narkotika yang masih dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan.
Kasus ini pun menjadi sorotan karena memperlihatkan bagaimana peredaran sabu diduga tetap berjalan meski salah satu aktor disebut sedang menjalani hukuman pidana.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersangka BR diketahui merupakan warga Toboali yang diamankan dalam kasus kepemilikan narkotika jenis sabu.
Dari tangan tersangka, aparat menemukan dua paket besar sabu dengan berat masing-masing sekitar 10,18 gram.
Barang haram tersebut rencananya akan dipecah menjadi 140 paket kecil siap edar yang diduga akan diedarkan di wilayah Toboali dan sekitarnya.
Dalam keterangannya, BR mengaku mengenal Duta melalui komunikasi via telepon genggam.
















