Sekilasindonews.com CILEGON – Komitmen pelayanan publik dan keterbukaan informasi di lingkungan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon menjadi perhatian setelah tim media mengaku mengalami kesulitan menjalin komunikasi dengan jajaran pimpinan dinas saat melakukan koordinasi terkait pengajuan kerja sama publikasi, Jumat (10/07/2026).
Tim media kembali mendatangi Kantor DP3AP2KB Kota Cilegon untuk menindaklanjuti surat penawaran kemitraan yang sebelumnya telah disampaikan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun sinergi antara media dan pemerintah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Namun, hingga kedatangan tersebut, proses koordinasi belum membuahkan hasil.
Berdasarkan keterangan salah seorang staf, Kepala Dinas sedang melaksanakan agenda di luar kota, Sekretaris Dinas bekerja dari rumah (Work From Home/WFH), sementara pejabat lainnya juga tengah menjalankan tugas di luar kantor.
“Kepala Dinas sedang ada agenda di luar kota, Sekretaris sedang WFH, dan pejabat lainnya sedang ada kegiatan di luar,” ujar salah seorang staf kepada tim media.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pelayanan kepada masyarakat maupun mitra kerja.
Ketidakhadiran pejabat yang memiliki kewenangan secara bersamaan dinilai berpotensi menghambat proses koordinasi, komunikasi, serta pelayanan terhadap pihak eksternal yang membutuhkan kepastian.
















