Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Prabowo : Penutupan 290 BUMN Menghemat Biaya Rp50 T, Bakal Tutup 750 BUMN Lagi yang Tak Produktif

×

Prabowo : Penutupan 290 BUMN Menghemat Biaya Rp50 T, Bakal Tutup 750 BUMN Lagi yang Tak Produktif

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonews.com Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menyebut banyak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak produktif dan terus merugi. Karena itu, sejak awal pemerintahannya hingga hari ini, sebanyak 290 dari 1.074 BUMN telah ditutup.

“Saya dengan bangga, hari ini saya melaporkan kepada Majelis yang terhormat, hari ini kita telah menutup 290 BUMN,” kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI, di Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

Menurut Prabowo, penutupan 290 BUMN itu telah menghemat biaya operasional hingga Rp50 triliun. Ini di antaranya terdiri dari gaji direksi, biaya perjalanan dinas, sewa gedung, dan sewa mobil.

“Dengan perampingan jumlah BUMN, hari ini saja kita telah menghemat biaya _overhead_ sekitar Rp50 triliun,” tuturnya.

Ia pun menargetkan pemerintah akan menutup lagi sekitar 750 BUMN yang tidak produktif hingga akhir tahun 2026. Presiden ingin jumlah BUMN paling banyak hanya 300 perusahaan.

“Pada 31 Desember 2026, kita targetkan hanya akan memiliki paling banyak 300 BUMN. (Sebanyak) 750 BUMN lebih akan kita tutup. Hanya yang produktif, hanya yang menciptakan nilai tambah untuk rakyat akan kita pertahankan. Ini mungkin adalah restrukturisasi korporasi terbesar di dunia,” ucapnya.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel