“Anak-anak yang sebelumnya malas datang ke sekolah, sekarang jadi lebih rajin. Memang awalnya mungkin mereka datang karena ingin makan, tetapi secara tidak langsung mereka juga mengikuti proses belajar dari awal sampai jam pulang,” ujarnya.
Maria juga menyampaikan apresiasi kepada tim SPPG Asey Besar yang harus menyeberangi Danau Sentani untuk memastikan makanan bergizi sampai kepada para siswa.
“Semoga semua tim kerja yang hebat ini terus menjadi saluran berkat bagi anak-anak di sekolah-sekolah yang dilayani,” katanya.
Sementara itu, Kepala SPPG Asey Besar, Sofyan Hasan, menjelaskan dapur MBG tersebut telah beroperasi sejak 30 September 2025 dan saat ini melayani 2.955 penerima manfaat.
Para penerima manfaat tersebut terdiri dari siswa di 29 sekolah, mulai dari PAUD hingga SMA, serta sembilan posyandu yang berada di wilayah pesisir dan pulau sekitar Danau Sentani.
“Diharapkan MBG yang disiapkan SPPG Asey Besar Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, dapat meningkatkan kesehatan generasi muda Papua agar tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Sofyan.
Herman Yakub.














