Skema ini, kata Debby, diharapkan dapat mencegah timbulnya kantong-kantong kemiskinan baru, terutama bila tulang punggung keluarga mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia.
“Upaya strategis ini juga merupakan implementasi visi dan misi bupati dan wakil bupati dalam mensejahterakan pekerja informal di Kabupaten Basel. Saya berharap langkah ini bisa memberi manfaat dan rasa aman bagi masyarakat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Debby juga menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada lima perwakilan pekerja, yakni Ahmadi, Irman, Suriono, Bob Fauzi, dan Munip. Kehadiran mereka mewakili ribuan pekerja rentan lainnya yang kini mendapatkan perlindungan sosial dari pemerintah daerah.
Ia menambahkan, program ini tidak hanya dimaknai sebagai bantuan sementara, melainkan juga upaya edukasi agar para pekerja rentan terbiasa menabung untuk iuran perlindungan jangka panjang.
Dengan pola tersebut, lanjut Debby, para pekerja rentan di Bangka Selatan dapat merasa lebih aman dalam bekerja. Selain itu, keluarga mereka tidak perlu khawatir jika dikemudian hari terjadi risiko yang tidak diinginkan
“Program ini bukan hanya memberi perlindungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi pekerja. Harapan kami, manfaatnya benar-benar bisa dirasakan dan menjadi langkah strategis untuk mewujudkan kesejahteraan para pekerja secara berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
















