Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaKab. Bangka Selatan

Bantuan Sembako dan Pakaian Menumpuk, Korban Kebakaran Dusun Serdang Kini Butuh Alat Masak dan Material Bangunan

×

Bantuan Sembako dan Pakaian Menumpuk, Korban Kebakaran Dusun Serdang Kini Butuh Alat Masak dan Material Bangunan

Sebarkan artikel ini
Bantuan Sembako dan Pakaian Menumpuk, Korban Kebakaran Dusun Serdang Kini Butuh Alat Masak dan Material Bangunan

SEKILASINDONEWS.COM – Bantuan untuk korban kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, terus mengalir. Namun, di tengah melimpahnya bantuan sembako dan pakaian di lokasi pengungsian, para korban kini menghadapi kebutuhan mendesak yang berbeda, mulai dari perlengkapan memasak hingga material bangunan untuk mendirikan kembali rumah mereka.

Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, mengungkapkan bahwa bantuan berupa sembako, pakaian, popok bayi, susu anak, dan kebutuhan lainnya saat ini sudah menumpuk di lokasi pengungsian SDN 7 Simpang Rimba.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat, komunitas, organisasi, maupun para donatur yang ingin menyalurkan bantuan lanjutan agar memprioritaskan uang tunai dan material bangunan, seperti seng, kayu, dan paku.

Riza mengatakan, kebutuhan korban terus diperbarui berdasarkan pendataan tim di lapangan agar bantuan yang masuk benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan para pengungsi.

“Bantuan-bantuan berupa sembako, pakaian bekas, makanan semuanya sepertinya sudah sangat-sangat over. Saat ini yang mereka butuhkan adalah berupa seng, kayu, paku dan material bangunan, serta uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan pemulihan serta mendukung proses pembangunan tempat tinggal,” ujar Riza saat ditemui di lokasi pengungsian, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, kepedulian masyarakat Bangka Belitung yang terus berdatangan menjadi dukungan penting bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran hebat tersebut.

Meski demikian, penanganan pascabencana kini menghadapi tantangan berikutnya, yakni menyediakan tempat tinggal sementara bagi para korban agar mereka tidak terlalu lama bertahan di pengungsian.

“Ini harus segera dan sedang kita koordinasikan dengan provinsi dan pusat. Yang penting ada materialnya, untuk pembangunannya masyarakat siap bergotong royong,” ujar Riza.

Ia berharap ketersediaan material bangunan dapat segera dipenuhi sehingga proses pembangunan hunian sementara bisa dilakukan dengan dukungan pemerintah dan gotong royong masyarakat.

Selain tempat tinggal, para pengungsi juga membutuhkan perlengkapan memasak agar dapat memenuhi kebutuhan makan sehari-hari secara mandiri.

Riza menjelaskan, meskipun bantuan makanan dan sembako terus didistribusikan, sebagian warga belum memiliki peralatan untuk mengolah bahan makanan yang mereka terima.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel