Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Bermodal Blower dan Terowongan, Tambang Timah Lubang Tikus Milik IN Hasilkan Hingga 700 Kg per Minggu

×

Bermodal Blower dan Terowongan, Tambang Timah Lubang Tikus Milik IN Hasilkan Hingga 700 Kg per Minggu

Sebarkan artikel ini
Bermodal Blower dan Terowongan, Tambang Timah Lubang Tikus Milik IN Hasilkan Hingga 700 Kg per Minggu

SEKILASINDONEWS.COM – Dugaan aktivitas pertambangan timah tanpa izin (PETI) dengan metode lubang tikus di Dusun Air Banten (Telek), Simpang Pengarem, Desa Pasir Putih, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, kembali menjadi sorotan.

Tambang bawah tanah yang diduga dikelola seorang warga berinisial IN itu disebut mampu menghasilkan ratusan kilogram material timah setiap pekan meski hanya mengandalkan blower dan terowongan sempit sedalam sekitar 29 meter.

Berdasarkan keterangan seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, proses penambangan dilakukan secara manual dengan menggali lorong bawah tanah hingga puluhan meter. Para pekerja disebut hanya mengandalkan blower sebagai sirkulasi udara saat berada di dalam terowongan.

“Terowongannya sudah sekitar 29 meter. Di dalam hanya mengandalkan blower untuk mengalirkan udara. Pekerja turun secara manual mengambil batu terak pasir timah dari bawah,” ujar narasumber kepada media ini, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, aktivitas tersebut melibatkan sekitar enam orang pekerja yang merupakan warga sekitar. Material timah yang berhasil diangkat dari dalam lubang kemudian dibawa menuju lokasi penggilingan yang disebut berada tidak jauh dari rumah yang diduga milik IN sebelum dipasarkan.

Narasumber mengungkapkan, hasil produksi tambang tersebut tergolong besar. Dalam kondisi normal, material batu terak pasir timah yang diperoleh diperkirakan mencapai sekitar 500 kilogram setiap minggu. Bahkan, pada waktu tertentu produksinya disebut pernah menembus 700 kilogram hanya dalam tiga hari kerja.

“Kalau lagi bagus, hasilnya bisa sampai 700 kilogram. Biasanya sekitar 500 kilogram per minggu. Setelah diangkat dari dalam lubang, langsung dibawa ke tempat penggilingan sebelum dijual,” katanya.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel