“Masalah narkoba ini bukan hanya soal kriminal, tapi juga soal pembangunan. Ini ancaman serius dan termasuk kejahatan luar biasa. Maka cara menghadapinya juga harus luar biasa, yaitu dengan dukungan nyata dari pemerintah daerah. Tanpa itu, mustahil perang melawan narkoba bisa berjalan komprehensif,” jelas Hendra.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tidak boleh menganggap persoalan narkoba sebagai isu sampingan. Dampaknya yang luas terhadap generasi muda dan pembangunan daerah membuat penanganannya harus menjadi prioritas bersama.
“Harapan kami, pemerintah daerah bisa mendukung penuh terhadap kinerja BNNK Basel. Semakin besar ruang gerak yang diberikan, semakin besar pula peluang kita menekan peredaran gelap narkoba di Bangka Selatan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hendra mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terlibat aktif. Ia menegaskan bahwa keberhasilan memutus mata rantai peredaran narkoba hanya tercapai jika ada sinergi kuat antar seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat, hingga masyarakat.
“Melawan narkoba ini bukan tugas aparat saja, tapi tugas kita bersama. Pemerintah daerah harus hadir, masyarakat juga harus berani melapor. Kalau semua bergerak, hasilnya pasti terlihat,” pungkasnya. (*)
















