Sementara tiga medali perak diraih Azura di kelas A putri, Putri Ratu Nur Aisyah di kelas B putri, dan Frendy Valentino di kelas B putra.
Adapun medali perunggu disumbangkan oleh Alan Agustian yang tampil di kelas E putra.
Ketua Umum KONI Kabupaten Bangka Selatan, Andri Fahrial, memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet, pelatih, dan tim IPSI yang berhasil mengharumkan nama daerah pada kejuaraan tersebut.
Menurutnya, raihan empat medali emas menjadi bukti bahwa atlet pencak silat Bangka Selatan memiliki kualitas dan mampu bersaing dengan daerah lain di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Luar biasa. Pesilat-pesilat Bangka Selatan mampu berlaga pada ajang Bangka Tengah Championship 2026 yang diikuti tujuh kabupaten dan kota. Mereka berhasil meraih empat emas, tiga perak, dan satu perunggu. Kami sangat bangga dan mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih, dan seluruh tim IPSI Bangka Selatan,” katanya.
Andri menilai hasil tersebut menjadi langkah positif dalam membangun optimisme menghadapi Porprov VII Bangka Belitung 2026.
Ia berharap para atlet tidak cepat berpuas diri dan tetap meningkatkan kualitas latihan sehingga mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi pada ajang yang lebih bergengsi.
“Ini menjadi bukti bahwa tim pencak silat Bangka Selatan mampu bersaing di tingkat provinsi. Semoga prestasi ini terus dipertahankan hingga mencapai hasil terbaik pada Porprov VII Bangka Belitung 2026,” pungkasnya. (*)
















