Ia mengatakan harga pupuk yang tinggi dapat menekan pendapatan petani meskipun harga sawit mengalami peningkatan.
Persoalan tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian pemerintah daerah dan pusat.
Didit juga berencana menyuarakan kebutuhan petani sawit Babel kepada pemerintah pusat agar kebijakan pupuk turut memperhatikan kondisi masyarakat daerah.
“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama.
Mudah-mudahan kita sampaikan juga ini buat kita bersuara ke pusat bahwa masyarakat kami juga di Bangka Belitung,” ujarnya.
Ia menambahkan, stabilitas harga sawit diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan aktivitas perdagangan.
“Jika ekonomi kita berkembang, jika orang-orang yang berjualan itu ada yang beli. Ya karena kita harus jaga stabil harga sawit,” tuturnya.
Redaksi.
















