Menariknya, Andri juga berjanji jika terpilih menjadi Ketua KONI Bangka Selatan, dirinya tidak akan mengambil gaji hingga akhir tahun.
“InsyaAllah kalau terpilih, saya tidak akan mengambil gaji untuk tahun ini sampai bulan Desember 2025, karena niat saya memang mau memajukan olahraga yang ada di Bangka Selatan,” tegasnya.
Tak hanya mengandalkan dukungan cabor, Andri menegaskan dirinya siap membuka pintu komunikasi dengan seluruh pihak yang peduli terhadap kemajuan olahraga di Bangka Selatan.
Ia ingin membangun sinergi antara KONI, pemerintah daerah, sponsor, dan masyarakat, agar setiap atlet memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
“Olahraga itu bukan hanya soal medali, tapi juga soal membangun karakter, disiplin, dan kebanggaan daerah. Kalau kita bersatu, bukan tidak mungkin Bangka Selatan bisa menjadi barometer prestasi olahraga di Babel, bahkan nasional,” ucapnya penuh semangat.
Dengan dukungan yang masif dan komitmen untuk berkorban demi kemajuan olahraga, langkah Andri Fahrial menuju kursi Ketua KONI Bangka Selatan pun diprediksi akan menjadi salah satu pertarungan paling menarik di dunia olahraga daerah tahun ini. (ris)




















