Setelah selesai “mengasuh” hewan peliharaan, Susanto lantas bersiap untuk berangkat ke tempat kerja yang tak jauh dari rumah. Kesehariannya, dia mengemudikan sepeda motor menuju dapur MBG dengan kaki kanan tetap selonjoran karena belum bisa ditekuk.
“Dari hasil di sini untuk keluarga. Walaupun belum berkeluarga, tapi punya orang tua yang tidak bekerja. Dan alhamdulillah sedikit membantu untuk meringankan beban orang tua dan biaya kehidupan,” kata Susanto.
Dia berterima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang mencetuskan program MBG. Baginya, masih bisa diterima bekerja meski dalam keterbatasan, sudah menjadi sesuatu keberkahan.
“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo, saya bisa bekerja di SPPG Pojok dengan kondisi difabel. Kondisi saya kurang sempurna, (tapi) masih diterima dan bisa bekerja di dalam programnya Bapak Presiden Prabowo di SPPG Pojok,” kata Susanto.
Herman Yakub.
















