“Aspirasi ini kami tampung. Kami akan cari solusi, tentunya dengan berkoordinasi bersama Kapolda,” ujar Didit kepada wartawan usai menerima para juru parkir.
Didit menyebut, persoalan ini tidak bisa hanya dilihat dari sisi aturan semata. Menurutnya, keberadaan juru parkir di kawasan tersebut turut menopang ekonomi masyarakat.
“Ini bukan hanya tentang pelanggaran atau regulasi, tapi menyangkut kehidupan. Banyak warga yang menggantungkan hidup dari sini,” ucapnya.
Ia menambahkan, DPRD Babel akan menjalin komunikasi tidak hanya dengan Kapolda, tetapi juga Gubernur Babel terpilih Hidayat Arsani untuk mencarikan solusi terbaik bagi para juru parkir terdampak.
“Kita coba cari jalan tengah yang tidak melanggar aturan tapi juga tidak menyengsarakan masyarakat kecil,” tegasnya.
















