Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaPemkab Basel

Dindikbud Bangka Selatan Siapkan Bantuan Seragam untuk 210 Siswa Korban Kebakaran di Dusun Serdang

×

Dindikbud Bangka Selatan Siapkan Bantuan Seragam untuk 210 Siswa Korban Kebakaran di Dusun Serdang

Sebarkan artikel ini
Dindikbud Bangka Selatan Siapkan Bantuan Seragam untuk 210 Siswa Korban Kebakaran di Dusun Serdang

Dindikbud Bangka Selatan Siapkan Bantuan Seragam untuk 210 Siswa Korban Kebakaran di Dusun Serdang

SEKILASINDONEWS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Bangka Selatan menyiapkan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah bagi 210 siswa yang terdampak kebakaran hebat di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba.

Kepala Dindikbud Bangka Selatan, Anshori menegaskan, bantuan seragam dan perlengkapan sekolah tersebut disiapkan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak pasca kebakaran yang terjadi pada Sabtu (10/10/2026).

“Data siswa terdampak kebakaran di Dusun Serdang itu totalnya ada 210 orang siswa. Sesuai arahan Pak Bupati Riza Herdavid, bantuan berupa seragam dan perlengkapan sekolah akan segera kita salurkan untuk seluruh siswa terdampak,” kata Anshori saat dikonfirmasi sekilasindonews.com, Senin (12/10/2026).

Anshori menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun, siswa sekolah dasar (SD) menjadi kelompok paling banyak terdampak, yakni 163 orang, terdiri dari 77 laki-laki dan 86 perempuan.

Kemudian, pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP), tercatat 23 siswa terdampak, masing-masing 10 laki-laki dan 13 perempuan. Sementara itu, pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) terdapat 12 anak, terdiri dari lima laki-laki dan tujuh perempuan.

Adapun pada jenjang sekolah menengah atas (SMA), tercatat 12 siswa terdampak, terdiri dari dua laki-laki dan 10 perempuan.

Menurutnya, musibah yang menghanguskan ratusan rumah warga itu tidak boleh sampai membuat anak-anak kehilangan kesempatan untuk belajar. Karena itu, pemenuhan kebutuhan sekolah menjadi salah satu prioritas dalam penanganan dampak bencana.

“Selain menyiapkan bantuan perlengkapan sekolah, kami juga melakukan pendataan kehilangan ijazah, rapor, dan DOK kependidikan lainnya. Pendataan ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan administrasi yang harus ditangani agar hak-hak pendidikan siswa tetap terpenuhi,” ujar Anshori.

Tak hanya itu, Dindikbud Bangka Selatan juga mengambil langkah untuk memastikan aktivitas belajar anak-anak korban kebakaran tetap berlangsung.

Salah satunya dengan membuka posko pelayanan pendidikan di SD Negeri 7 Simpang Rimba. Posko tersebut menjadi pusat pelayanan sekaligus tempat pendataan berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi siswa maupun orang tua setelah bencana.

Pelayanan di posko tersebut dilakukan setiap hari untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang muncul di lapangan. Informasi dari siswa dan orang tua selanjutnya menjadi bahan koordinasi dalam menentukan langkah penanganan sesuai kebutuhan.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel