Dindikbud Bangka Selatan Tegaskan Seleksi Kepsek Transparan, Tak Ada ‘Orang Dalam’
SEKILASINDONEWS.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Bangka Selatan, Anshori, menegaskan bahwa seleksi calon kepala sekolah (Kepsek) yang sedang berlangsung dilakukan secara terbuka dan transparan.
Ia menyebut, seluruh penjaringan dilakukan objektif, tanpa adanya intervensi dari pihak manapun atau ‘orang dalam’ dalam proses penjaringan tersebut.
“Proses seleksi ini terbuka bagi semua yang memenuhi persyaratan. Tidak ada istilah ‘orang dalam’ di sini. Semua calon memiliki peluang yang sama, sesuai kriteria yang telah ditetapkan,” ujar Anshori, Senin (2/3/2026).
Anshori menjelaskan, transparansi proses seleksi juga dapat dipantau melalui sistem elektronik Dindikbud, termasuk sistem Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) dan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS).
“Semua data peserta, persyaratan, dan hasil seleksi bisa dicek melalui sistem. Kami ingin semua pihak, termasuk masyarakat, dapat melihat bahwa proses ini adil dan terbuka,” lanjutnya.
Ia menambahkan, proses seleksi dilakukan secara bertahap, meliputi verifikasi administrasi, penilaian kinerja, uji kompetensi, psikotes, dan wawancara.
Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan kepala sekolah yang terpilih memiliki kompetensi manajerial, kepemimpinan, serta kapasitas untuk meningkatkan mutu pendidikan di masing-masing sekolah.
Anshori juga menegaskan bahwa penjaringan ini merupakan bagian dari regenerasi kepemimpinan. Selain mengisi kekosongan jabatan akibat habisnya masa penugasan sebanyak 60 kepala sekolah, proses ini memberikan kesempatan bagi calon yang lebih muda untuk menunjukkan kemampuan dan inovasi di dunia pendidikan.
“Kami ingin siapapun yang terpilih nanti mampu memimpin sekolah dengan baik, menghadirkan inovasi, dan membimbing generasi muda menjadi lebih kompeten. Yang terpenting, semuanya dilakukan secara adil dan transparan,” tegas Anshori.














