Sementara itu, Gubernur Babel Hidayat Arsani menyebut Perubahan APBD 2026 tetap diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, meskipun anggaran mengalami penurunan.
“Memang agak turun sedikit, tapi dengan uang itu saya rasa cukuplah kalau kita transparan. Karena uang itu judulnya dari rakyat untuk rakyat,” kata Hidayat.
Ia menegaskan pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Ya, pendidikan dan kesehatan dulu. Sehat dan pendidikan dulu. Yang lain bisa kita imbang-imbangkan,” ujarnya.
Terkait Dana Bagi Hasil (DBH), Hidayat berharap pemerintah pusat segera merealisasikan pencairannya.
“Kalau DBH dibayarkan kan lebih enak. Sekarang kan kita sudah di akhir tahun seperti ini,” katanya.














