Bupati Bangka Barat, Markus, SH, menyebut kesepakatan ini menjadi langkah awal penyusunan RAPBD 2026.
“Nota kesepakatan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah besar menuju pembangunan yang lebih merata dan bermartabat,” ujarnya.
Markus menambahkan, pembahasan KUA–PPAS telah dilakukan sejak 4 hingga 6 Agustus 2025 melalui serangkaian rapat bersama Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Sementara itu, Sekretaris DPRD, Yudi Hermanto, menyebut proses pembahasan berjalan alot namun produktif.
“Setiap rupiah yang kita tetapkan hari ini adalah janji yang harus ditepati untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.
Rapat paripurna ditutup dengan ketukan palu pengesahan yang disambut tepuk tangan peserta rapat.
Kesepakatan KUA–PPAS 2026 ini menjadi dasar penyusunan program pembangunan di Kabupaten Bangka Barat pada tahun mendatang. (blv)















